Selasa, 23 Agustus 2011

good life- OneRepublic

ne salah satu lagu yg lagi senneeeng bget aku dngerin dar oneRepublic..entah krn penyanyinya atau emang lagunya enak banget didenger,,..
bgaimanapun ntu I like this so muuuuch...gak bkal nyesel deh dengerin ne lagu.

GOOD LIFE-OneRepublic

Woke up in London yesterday
Found myself in the city near Piccadilly
Don’t really know how I got here
I got some pictures on my phone
New names and numbers that I don’t know
Address to places like Abbey Road
Day turns to night, night turns to whatever we want
We’re young enough to say

[Chorus]

Oh this has gotta be a good life
This has gotta be a good life
This could really be a good life, good life
Say oh, got this feeling that you can’t fight
Like this city is on fire ‘night
This could really be a good life
A good, good life

[Verse 2]

To my friends in New York, I say hello
My friends in L.A. they don’t know
Where I’ve been for the past few years or so
Paris to China to Col-or-ado
Sometimes there’s airplanes I can’ t jump out
Sometimes there’s bullshit that don’t work now
We are god of stories but please tell me-e-e-e
What there is to complain about
Onerepublic Good Life lyrics found on

[Bridge 1]

When you’re happy like a fool
Let it take you over
When everything is out
You gotta take it in

[Chorus]

Oh this has gotta be a good life
This has gotta be a good life
This could really be a good life, good life
Say oh, got this feeling that you can’t fight
Like this city is on fire ‘night
This could really be a good life
A good, good life

[Bridge 2]

Hopelessly
I feel like there might be something that I’ll miss
Hopelessly
I feel like the window closes oh so quick
Hopelessly
I’m taking a mental picture of you now
‘Cuz hopelessly, hopelessly
I have so much to feel good about

Sabtu, 30 Juli 2011

spontanitas reaksi

JUDUL :
PERCOBAAN 1 : SPONTANITAS REAKSI
PERCOBAAN 2 : PEMISAHAN ZAT DENGAN METODE ELEKTROLISIS
TUJUAN PERCOBAAN
Percobaan 1 : Mengetahui Spontanitas Reaksi
Percobaan 2 :
Memisahkan Cu dari suatu larutan
Memisahkan Zn dari suatu larutan
DASAR TEORI
Bidang ilmu yang mempelajari energi listrik dalam reaksi kimia disebut elektrokimia. Perangkat atau instrumen untuk membangun energi listrik dari reaksi kimia dinamakan sel elektrokimia. Suatu sel elektrokimia tersusun atas dua buah elektroda (minimal), larutan elektrolit dan suatu sumber arus bias voltmeter (sel Galvani) atau sumber arus searah (elektrolisis) tergantung dari tujuannya.Umumnya reaksi yang terjadi pada sel elektrokimia adalah reaksi redoks.
Dalam reaksi redoks terjadi transfer elektron dari reduktor ke oksidator. Pengetahuan adanya transfer elektron memberikan manfaat dalam upaya mengembangkan sumber energi listrik alternatif sebab aliran listrik tiada lain adalah aliran elektron.
Ada dua jenis sel elektrokimia yaiti sel Galvani dan sel elektrolisis. Sel Galvani merupakan sel elektrokimia yang mampu merunbah reaksi kimia menjadi energy listrik, sedangkan sel elektrolisis merupakan sel elektrokimia yang mampu merubah energy listrik menjadi suatu zat (substance producer).

Sel Galvani/ Sel Volta
Pada gambar diatas terlihat bahwa elektroda tembaga sebagai katoda (+) dicelupkan dalam larutan CuSO4

Prinsip sel volta atau sel galvani :
Gerakan elektron dalam sirkuit eksternal akibat adanya reaksi redoks.
Aturan sel volta :
Terjadi perubahan : energi kimia menjadi energi listrik
Pada anoda, elektron adalah produk dari reaksi oksidasi; anoda kutub negatif
Pada katoda, elektron adalah reaktan dari reaksi reduksi; katoda kutub positif
Elektron mengalir dari anoda ke katoda
Deret Volta atau Deret Elektrokimia merupakan urutan logam-logam (ditambah hidrogen) berdasarkan kenaikan potensial elektroda standarnya.
Li K Ba Sr Ca Na Mg Al Mn Zn Cr Fe Cd Co Ni Sn Pb H Sb Bi Cu Hg Ag Pt Au
Pada Deret Volta, unsur logam dengan potensial elektrode lebih negatif ditempatkan di bagian kiri, sedangkan unsur dengan potensial elektrode yang lebih positif ditempatkan di bagian kanan.
Semakin ke kiri kedudukan suatu logam dalam deret tersebut, maka
Logam semakin reaktif (semakin mudah melepas elektron)
Logam merupakan reduktor yang semakin kuat (semakin mudah mengalami oksidasi)
Sebaliknya, semakin ke kanan kedudukan suatu logam dalam deret tersebut, maka
Logam semakin kurang reaktif (semakin sulit melepas elektron)
Logam merupakan oksidator yang semakin kuat (semakin mudah mengalami reduksi)
Elektrolisis
Reaksi Elektrolisis terdiri dari reaksi katode yaitu reduksi dan reaksi anode yaitu oksidasi. Spesi apa yang terlibat dalam reaksi katode dan anode bergantung pada potensial dari spesi tersebut, dengan ketentuan :
Spesi yang mengalami reduksi di katode adalah spesi yang potensial reduksinya paling besar
Spesi yang mengalami reduksi di anode adalah spesi yang potensial oksidasinya paling besar
Namun demikian, perlu juga dipahami bahwa potensial electrode juga dipengaruhi konsentrasi dan jenis elektrode

Terjadi perubahan energi listrik menjadi energi kimia. Elektrolisa adalah reaksi non-spontan yang berjalan akibat adanya arus (aliran elektron) eksternal yang dihasilkan oleh suatu pembangkit listrik
Reaksi-reaksi di Katoda (Reduksi)
Katoda bermuatan negatif atau disebut elektroda negatif
Reaksi di Katoda bergantung pada jenis kation dalam larutan.
Jika kation berasal dari logam aktif(logam Alkali (IA) dengan Alkali tanah(IIA), Al dan Mn) maka air yang tereduksi,yaitu :
Reaksi Katoda : 2H2O (l) +2e-  2OH- (aq) + H2 (g)
Sebaliknya apabila kation selain yang disebutkan diatas maka kation tersebut yang akan tereduksi.
Reaksi Katoda : L n+ (aq) + ne-  L(s)
Reaksi- reaksi di anoda (Oksidasi)
Anoda bermuatan positif (+) atau disebut elektroda +
Reaksi di anoda bergantung pada Jenis logam .
Jika anoda tidak terbuat dari Pt,Au atau C, maka anoda itu yang akan teroksidasi
Reaksi anoda : L x-(aq)  L (s) + xe-
Elektrode Pt, Au ,C digolongkan sebagai electrode inert (sukar bereaksi) . Jika anode terbuat dari electrode inert maka reaksi anode bergantung pada anionnya. Jika anion sisa asam oksi seperti SO42-,NO3-,PO43-,dan F- mempunyai potensial oksidasi lebih negative daripada air, maka air yang teroksidasi.
Reaksi anoda : 2H2O (l) 4H+ (aq)+ O2 (g) + 4e
% Efektifitas sel elektrolisis = (massa endapan)/(massa teori faraday) x 100%
% recovery (pengambilan kembali) = (massa endapan)/(massao mula-mula) x 100%

ALAT DAN BAHAN
Percobaan 1
Alat :
Gelas kimia 100 ml 2 buah
Corong
Pipet
Bahan :
CuSO4.5H2O 0,1 M
ZnSO4 0,1 M
Lempeng Zn
Lempeng Cu
Percobaan 2
Alat :
Kabel
Baterai ABC, Alkaline 1 buah
Gelas kimia 100 ml 1 buah
Amperemeter
Voltmeter
Timbangan
Spatula /Pengaduk
Stopwatch
Bahan :
CuSO4.5H2O 0,1 M
ZnSO4 0,1 M
HNO3 0,5 M encer
NaOH 5%
Elektroda Cu 4 buah

RANGKAIAN PERCOBAAN
GAMBAR PERCOBAAN

LANGKAH PERCOAAN
Percobaan 1
Menyiapkan dua buah beaker glass.
Beaker glass 1 diisi dengan larutan CuSO4 dan beaker glass 2 diisi dengan larutan ZnSO4, masing masing sebanyak 40 ml.
Lempeng logam Zn dimasukkan dalam beaker glass 1 yang berisi larutan CuSO4.
Lempeng logam Cu dimasukkan dalam beaker glass 2 yang berisi larutan ZnSO4
perubahan yang terjadi pada kedua beaker glass tersebut diamati secara kualitatif.
Percobaan 2
2.a Pemisahan dan penentuan kadar ion Cu2+
Larutan A dibuat dengan rincian komposisi sebagai berikut:
40 mL larutan CuSO4 0,1 M
40 mL larutan ZnSO4 0,1 M
1 mL HNO3
Menyiapkan dua elektroda (Cu) dengan dibersihkan dan ditimbang beratnya terlebih dahulu.
Dua elektroda (Cu) yang telah siap dijepit dengan kabel konektor .
Rangkaian percobaan dirangkai sesuai dengan gambar.
Voltmeter dan Amperemeter diatur dengan tepat.
Dua buah elektroda (Cu) yang telah siap dimasukkan ke dalam larutan A.
Rangkaian dihubungkan pada baterai sebagai sumber arus listrik.
Percobaan ditunggu selama 30 menit kemudian diamati perubahan yang terjadi secara kualitatif dan kuantitatif.
Mencatat hasil pengamatan dan menghitung % efektifitas sel elektrolisis dan % recovery.

2.b Pemisahan dan penentuan kadar ion Zn2+
Larutan A yang sudah digunakan pada percobaan 2a ditambah dengan 1 mL NaOH.
Menyiapkan dua elektroda (Cu) dengan dibersihkan dan ditimbang beratnya terlebih dahulu.
Dua elektroda (Cu) yang telah siap dijepit dengan kabel konektor .
Rangkaian percobaan dirangkai sesuai dengan gambar.
Voltmeter dan Amperemeter diatur dengan tepat.
Dua buah elektroda (Cu) yang telah siap dimasukkan ke dalam larutan A.
Rangkaian dihubungkan pada baterai sebagai sumber arus listrik.
Percobaan ditunggu selama 30 menit kemudian diamati perubahan yang terjadi secara kualitatif dan kuantitatif.
Mencatat hasil pengamatan dan menghitung % efektifitas sel elektrolisis dan % recovery.


Data pengamatan
Perlakuan Pengamatan
Sebelum Sesudah
Percobaan 1
Lempeng Zn dimasukkan dalam beaker glass berisi larutan CuSO4.


Lempeng Cu dimasukkan dalam beaker glass berisi larutan ZnSO4.

Percobaan 2
Percobaan 2.a: Pemisahan dan penentuan kadar ion Cu2+
Larutan A dibuat dengan komposisi sebagai berikut:
40 mL larutan CuSO4 0,1 M
40 mL larutan ZnSO4 0,1 M
1 mL HNO3



Dua buah elektroda (Cu) dibersihkan dan ditimbang beratnya.
Dua buah elektroda (Cu) dijepit dengan kabel konektor .
Rangkaian percobaan dirangkai sesuai gambar
Voltmeter dan Amperemeter di atur dengan tepat.
Dua buah elektroda (Cu) dimasukkan ke dalam larutan A.
Rangkaian dihubungkan pada baterai sebagai sumber arus listrik.
Ditunggu selama 30 menit dan diamati perubahan yang terjadi.


Percobaan 2.b: Pemisahan dan penentuan kadar ion Zn2+
Larutan A yang sudah digunakan pada percobaan 2a ditambah dengan 1 mL NaOH.
Kedua elektroda (Cu) dibersihkan dan ditimbang beratnya.
Kedua elektroda (Cu) dijepit dengan kabel konektor .
Rangkaian percobaan dirangkai sesuai gambar 2.
Voltmeter dan Amperemeter di atur sesuai kebutuhan.
Kedua elektroda (Cu) dimasukkan ke dalam larutan.
Rangkaian dihubungkan pada baterai sebagai sumber listrik.
Ditunggu selama 30 menit dan diamati perubahan yang terjadi.
Larutan CuSO4: biru bening.
Lempeng Zn: silver.
Larutan ZnSO4: bening.

Lempeng Cu: coklat kekuningan

Larutan CuSO4: Biru bening
Larutan ZnSO4: jernih, tak berwarna.
Larutan HNO3: jernih, tak berwarna.
Warna larutan A: biru kehijauan
Katoda: 1,215 gr, coklat kemerahan.
Anoda: 0,872 gr, coklat kemerahan.
I = 0,5 A
V = 1,6 V

Warna larutan A: biru pudar
NaOH: jernih, tak berwarna
Katoda: 1,242 gr, berwarna coklat kemerahan
Anoda: 1,221 gr, berwarna coklat kemerahan
I = 0,48A
V = 2,8 V
Warna larutan makin memudar
Lempeng Zn : merah bata (timbul gelembung)

Warna larutan tidak berubah
Lempeng Cu: coklat kekuningan

Wrana larutan A: biru pudar

Katoda : 1,232 gr, Berwarna hitam
Anoda: 0,872 gr, berwarna coklat kemerahan

Larutan A + NaOH: biru ada gel berwarna biru
Ada gelembung gas
Katoda: 1,246 gr, berwarna hitam
Anoda:1,191 gr, berwarna coklat kemerahan

ANALISIS DAN PEMBAHASAN
PERCOBAAN 1
Pada percobaan pertama yang bertujuan untuk mengetahui spontanitas suatu reaksi, terdapat dua gelas beaker. Gelas beaker A berisi 40 mL larutan CuSO4. Gelas beaker B berisi 40 mL larutan ZnSO4. Ke dalam gelas beaker A dimasukkan lempengan Zn bersamaan dengan dimasukkannya lempengan Cu ke dalam gelas beaker B. sebelum dimasukkan, lempeng Zn berwarna silver (abu-abu) dan Cu berwarna coklat kekuningan.diperoleh hasil pada gelas beaker A terdapat gelembung, lempengan Zn berwarna merah bata, dan warna larutan menjadi memudar. Pada gelas beaker B, lempeng Cu berwarna coklat kekuningan dan warna larutan jernih tidak berwarna. Keadaan kondisi pada gelas beaker B adalah sama baik sebelum atau sesudah percobaan. Hal ini menunjukkan bahwa pada gelas beaker B reaksi berjalan tidak spontan.
Selain dilihat dari data hasil percobaan, dapat dilihat dari deret volta. Pada deret volta letak Zn berada di sebelah kiri, sehingga Zn lebih mudah mengalami oksidasi dan lebih mudah melepas electron sehingga reaksi berjalan spontan. Pada deret volta, Cu terletak di sebelah kanan, sehingga Cu cenderung lebih mudah mengalami reduksi dan sulit untuk melepaskan electron, sehingga reaksi berjalan tidak spontan.

PERCOBAAN 2
Percobaan 2A : memisahkan Cu dari suatu larutan
Pertama-tama, merangkai alat percobaan seperti pada gambar rangkaian percobaan, selanjutnya menimbang massa elektroda yang digunakan. diperoleh massa pada katoda 1,215 gram dan pada anoda 0,893gram. Langkah berikutnya adalah membuat larutan A, yaitu 40 mL larutan CuSO4 0,1 M+40 mL larutan ZnSO4 0,1 M+ HNO3 0,5 M. penambahan HNO3 pada larutan ini berfungsi untuk mempertahankan kestabilan katoda (agar katoda tidak semakin negative), dan mencegah reaksi 2H+ H2 (H2 menyebabkan endapan rongga tidak sampai menempel pada katoda). Kemudian elektroda dimasukkan dalam larutan A.kemudian mengamati hingga 30 menit. Reaksi yang terjadi sebagai berikut.


CuSO4 + ZnSO4 + HNO3  Cu2+ + H2 + NO3-
Setelah 30 menit diperoleh hasil percobaan :warna larutan A yang sebelumnya berwarna hijau kebiruan menjadi berwarna biru memudar.timbul gelembung, serta Katoda dan anoda yang semula berwarna coklat kemerahan, pada katoda menjadi hitam, dan pada anoda tetap (coklat kemerahan). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat endapan Cu dalam katoda. Kemudian elektroda dikeluarkan dari larutan tanpa mematikan sumber arus. Hal ini bertujuan agar endapan yang sudah menempel tidak terjatuh pada larutan. Langkah selanjutnya adalah mengeringkan elektroda dengan cara di oven. Selanjutnya adalah menimbang massa elektroda. diperoleh massa katoda sebesar 1,232 gram dan massa anoda sebesar 0,872 gram. Sehingga diperoleh massa endapan sebesar 1,232 - 1,215 = 0,017 gram. Pada percobaan ini digunakan arus sebesar 0,5 A dan tegangan sebesar 1,6 V. dengan demikian pada percobaan ini massa teori faraday adalah
W=(I x t x BE)/96500
W=(0,5 x 1800 x 31,75 )/96500
W=0,296 gram
berdasarkan data tersebut, diperoleh % efektivitas sel elektrolisis sebesar:
%= (massa endapan)/(massa teori faraday) ×100%
%=0,017/0,296×100%
%=5,74

sehingga diperoleh % recovery (pengambilan kembali) :
%=(massa endapan)/(massa mula-mula) ×100%
%= 0,017/1,215×100%
%=1,39


PERCOBAAN 2B: Memisahkan Zn dari suatu larutan
Pada percobaan ini, pertama-tama menimbang katoda dan anoda. Diperoleh massa katoda sebesar 1,242 gram dan massa anoda sebesar 1,221 gram. Kemudian menambahkan larutan NaOH 5% sebanyak 1 ml ke dalam larutan A. penambahan NaOH pada larutan ini berfungsi untuk membuat suasana basa dan mengendapkan Cu sehingga Zn dapat mengendap di katoda. Kemudian elektroda dimasukkan dalam larutan A. Kemudian mengamati hingga 30 menit. Reaksi yang terjadi sebagai berikut.
CuSO4 + ZnSO4 + HNO3 + NaOH  Cu(OH)2 + H2 + NO3- + Zn2+
Setelah 30 menit diperoleh hasil percobaan : warna larutan A yang sebelumnya berwarna hijau kebiruan setelah ditambah NaOH menjadi berwarna biru memudar, terdapat gel dan timbul gelembung. Katoda dan anoda yang semula berwarna coklat kemerahan, pada katoda menjadi hitam, dan pada anoda tetap (coklat kemerahan). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat endapan Zn dalam katoda. Kemudian elektroda dikeluarkan dari larutan tanpa mematikan sumber arus. Hal ini bertujuan agar endapan yang sudah menempel tidak terjatuh pada larutan. Langkah selanjutnya adalah mengeringkan elektroda dengan cara di oven. Selanjutnya adalah menimbang massa elektroda. diperoleh massa katoda sebesar 1,246 gram dan massa anoda sebesar 1,191 gram.sehingga masaa endapan yang diperoleh sebesar 1,246 – 1,242 = 0,004. Pada percobaan ini digunakan arus sebesar 0,48 A dan tegangan sebesar 2,8 V. dengan demikian pada percobaan ini massa teori faraday adalah
W=(I x t x BE)/96500
W=(0,48 x 1800 x 32,65 )/96500
W=0,29 gram
berdasarkan data tersebut, diperoleh % efektivitas sel elektrolisis sebesar:
%= (massa endapan)/(massa teori faraday) ×100%
%=0,004/0,29×100%
%=1,38

sehingga diperoleh % recovery (pengambilan kembali) :
%=(massa endapan)/(massa mula-mula) ×100%
%= 0,004/1,242×100%
%=0,322
KESIMPULAN
Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan didapatkan kesimpulan sebagai berikut.
Pada pengujian kespontanan reaksi lebih spontan Zn dibanding Cu.
Pada pemisahan Cu diperoleh endapan sebesar 0,017 gram dengan % efektivitas sel elektrolisis sebesar 5,7% dan % recovery (pengambilan kembali) sebesar 1,39%.
Pada pemisahan Zn diperoleh endapan sebesar 0,004 gram dengan % efektivitas sel elektrolisis sebesar 1,38% dan % recovery (pengambilan kembali) sebesar 0,322 %.

DAFTAR PUSTAKA

Anonim.2011. Deret Volta. (http://id.wikipedia.org/wiki/Deret_volta) diakses pada 24 Mei 2011.
Ratna,dkk.2009. Prinsip-Prinsip dan Konsep Sel Volta.(http://www.chem-istry.org/materi_kimia/kimia-smk/kelas_x/prinsip-prinsip-dan-konsep-sel volta) diakses pada 24 Mei 2011.
Soebagio,dkk.2003.Kimia Analitik II. Malang : Universitas Negeri Malang

Senin, 09 Mei 2011

10 unsur Kepribadian Billionaire

Sepuluh Unsur Kepribadian Billionaire

Sepuluh unsur kepribadian seorang billionaire yang disarikan berdasarkan komunikasi dan pergaulan pribadi dengan para billionaires dan beberapa pengusaha sukses adalah sebagai berikut:

1. Keberanian Berinisiatif
Di sinilah letak keunikan utama pengusaha kelas kakap dunia. Mereka selalu punya ide-ide jenial. Sebagai contoh, lihat saja si Raja Real Estate, kebangkitannya dari bangkrut beberapa tahun yang lalu sekarang sudah membuahkan lebih dari sekedar kerajaan properti belaka. Ada boneka Donald, ada seri TV The Apprentice, ada online university TrumpUniversity.com, bahkan ada t-shirt “You’re Fired” dan buku-buku best seller-nya. Semua berangkat dari inisiatif belaka, yang bisa kita pelajari dan tiru.

2. Tepat Waktu
Selalu menepati janji dan tepat waktu karena ini adalah bukti kemampuan memanage sesuatu yang paling terbatas di dalam hidup kita, yaitu waktu. Kemampuan untuk hadir sesuai janji adalah kunci dari semua keberhasilan, terutama keberhasilan berbisnis. Respek terhadap waktu merupakan pencerminan dari respek terhadap diri sendiri dan partner bisnis.

3. Senang Melayani dan Memberi
Seorang billionaire pasti mempunyai kepribadian sebagai pemimpin dan seorang pemimpin adalah pelayan dan pemberi. The more you give to others, the more respect you get in return. Syukur-syukur kalau ada karma baik sehingga mendapat kebaikan juga dari orang lain. Paling tidak dengan memberi dan melayani, kita sudah menunjukkan kepada dunia betapa berlimpahnya kita. Alam bawah sadar kita akan terus membentuk blue print sukses berdasarkan kemampuan memberi ini.

4. Membuka Diri
Pernah Anda bertemu orang yang selalu mau bertanya soal hal-hal pribadi tentang orang lain namun tidak pernah mau membuka diri? Mereka biasanya hidup dalam ketakutan dan kecurigaan, yang pasti mereka akan sangat sulit untuk mencapai kesuksesan karena dua hal ini adalah lawan dari unsur-unsur yang membangun sukses. Rasa percaya dan kebesaran hati untuk membuka diri terhadap lawan bicara merupakan cermin bahwa kita nyaman dengan diri sendiri, lantas tidak ada yang perlu ditutupi, sesuatu yang dicari oleh para partner bisnis sejati. Siapa yang mau bekerja sama dengan orang yang misterius?

5. Senang Bekerja Sama dan Membina Hubungan Baik
Teamwork jelas adalah salah satu kunci keberhasilan utama. Donald Trump dan Martha Stewart pun mempunyai timtim mereka yang sangat loyal sehingga mereka bisa mencapai sukses luar biasa. “No man is an island,” kita semua perlu membangun network kerja yang baik, sehingga jalan menuju sukses semakin terbuka lebar.

6. Senang Mempelajari Hal Baru
Kembali kita mengambil contoh Pak Trump yang baru saja membuka online university. Apakah beliau adalah ahli pendidikan? Seorang profesor? Jelas tidak, namun dengan kegemarannya mencari hal-hal baru serta langsung SEKILAS DUNIA mengaplikasikannya, maka dunia bisnis semakin terbuka luas baginya. Dunia bisnis baginya adalah tempat bermain yang luas dan tidak terbatas. Kuncinya hanya satu: senang belajar dan mencari hal-hal baru.

7. Jarang Mengeluh dan Profesional
Lance Armstrong pernah berkata, “There are two kinds of days: good days and great days.” Hanya ada dua macam hari: hari yang baik dan hari yang sangat baik. Jangan sekali-kali mengeluh di dalam bisnis, walaupun suatu hari mungkin Anda akan jatuh dan gagal. Mengapa? Karena setiap kali gagal adalah kesempatan untuk belajar mengatasi kegagalan itu sendiri sehingga tidak terulang lagi di kemudian hari. Hari di mana Anda gagal tetap adalah a good day (hari yang baik).

8. Berani Menanggung Risiko
Jelas, tanpa ini tidak ada kesempatan sama sekali untuk menuju sukses. Sebenarnya setiap hari kita menanggung risiko, walaupun tidak disadari penuh. Risiko hanyalah akan berakibat dua macam: be a good or a great day (lihat di atas). So, untuk apa takut? Kegagalan pun hanyalah kesempatan belajar untuk tidak mengulangi hal yang sama di kemudian hari, kan?

9. Berpikir Positif Setiap Saat
Berpikir positif adalah environment atau default state di mana keseluruhan eksistensi kita berada. Jika kita gunakan pikiran negatif sebagai default state, maka semua perbuatan kita akan berdasarkan ini (kekhawatiran atau cemas). Dengan pikiran positif, maka perbuatan kita akan didasarkan oleh getaran positif, sehingga hal positif akan semakin besar kemungkinannya.

10. ‘Comfortable in Their Own Skin’
Artinya alias nyaman dengan diri sendiri tanpa perlu berusaha menutup-nutupi sesuatu maupun supaya tampak “lebih” dari lawan bicaranya. Pernah bertemu dengan billionaire yang rendah diri alias tidak nyaman dengan diri mereka sendiri? Saya yakin tidak ada. Kenyamanan menjadi diri sendiri tidak perlu ditutup-tutupi supaya lawan bicara tidak tersinggung karena setiap orang mempunyai tempat tersendiri di dunia yang tidak bisa digantikan oleh orang lain.

Saya adalah saya, mereka adalah mereka. Dengan menjadi diri saya sendiri, saya tidak akan mengusik keberadaan mereka. Jika mereka merasa tidak nyaman, itu bukan karena kepribadian saya, namun karena mindset yang berbeda dan kekurangmampuan mereka dalam mencapai kenyamanan dengan diri sendiri.

Apakah Anda mempunyai kepribadian seorang billionaire?

By Jennie S. Bev adalah seorang pengusaha, konsultan bisnis, educator, dan penulis buku yang tinggal di Kalifornia, AS.
Sumber: Info APLI

JUST THE WAY YOU ARE – BRUNO MARS

JUST THE WAY YOU ARE – BRUNO MARS

[Verse 1]
Her eyes, her eyes
make the stars look like they're not shining
Her hair, her hair
falls perfectly without her trying
She's so beautiful
And I tell her everyday (yeahh)

I know, I know
When I compliment her she won't believe me
And it's so, it's so
Sad to think that she don't see what I see
But everytime she asks me "Do I look okay?"
I say

[Chorus]
When I see your face
There's not a thing that I would change
'Cause you're amazing
Just the way you are
And when you smile
The whole world stops and stares for a while
'Cause girl you're amazing
Just the way you are

[Verse 2]
Her lips, her lips
I could kiss them all day if she let me
Her laugh, her laugh
she hates but I think it's so sexy
She's so beautiful
And I tell her everyday

Oh you know, you know, you know
I'd never ask you to change
If perfects what you're searching for
Then just stay the same
So don't even bother asking if you look okay
'Cause you know I'll say

[Chorus]
When I see your face
There's not a thing that I would change
'Cause you're amazing
Just the way you are
And when you smile
The whole world stops and stares for a while
'Cause girl you're amazing
Just the way you are

The way you are
The way you are
Girl you're amazing
Just the way you are

Jumat, 25 Maret 2011

Bangkitkan diri_mu

Hanya orang takut yang bisa berani, karena
keberanian adalah melakukan sesuatu yang
ditakutinya. Maka, bila merasa takut, kita akan
punya kesempatan untuk bersikap berani

Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan
stress adalah kemampuan memilih pikiran yang
tepat. kita akan menjadi lebih damai bila yang
kita pikirkan adalah jalan keluar masalah.

Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui
mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan
tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan
yang kemudian kita dapat




dikutip from "Mario Teguh"